Sajak-Sajak F. Mahendra
:: Pondok Kopi ::
keceriaan sore hari, suara anak mengaji
dan orang tua yang duduk bersama sepi
Jakarta, 28 Maret 2008
Wanita Pengeduk Pasir
kemanakah suaminya?
atau anak-anak yang lahir dari rahimnya?
-langit menangis, rintik-rintiknya melompat
dari dahan ke dahan, menyambar bait-bait doa-
wanita pengeduk pasir
sungging senyumnya
melukai hatiku yang sedang rindu
Madiun, 14 Juni 2008
Do’a Kekasih
ku ingin, tak ada air mata
atau sekedar isak di dada
Andai tiba waktu ku
inginku hanya satu
: menikmati gerimis bersamamu
Bojonegoro, 10 Agustus 2007
Rindu
setelah sekian lama memendam rindu
dan biarlah bisik-bisik menjadi saksi
akan cinta yang terhalang waktu
Bumi Malowopati, Juli 2007
1 komentar:
terus menulis Fid, kelak ia juga jadi karib kita, yang sesekali mungkin akan mengusap sepi kita,a tau mungkin mengenyek kekonyolan...hehe
salamsehat fid
oya, kunjungi juga
www.kulicinta.blogspot.com
Posting Komentar